pta-plg-logo.png

Rapat Koordinasi Awal Tahun 2021 dan pemberian Reward

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

jadi_sampul.jpg

Ketua Pengadilan Agama Sekayu Bapak Korik Agustian, S.Ag.,M.Ag., mengundang seluruh pegawai Pengadilan Agama Sekayu dalam rapat koordinasi awal tahun, pembagian Surat Keputusan dan pembagian reward pada hari Rabu tanggal 07 Januari 2021.

Dalam rapat tersebut, Bapak Ketua mengucapkan terimakasih atas evaluasi dan masukan yang disampaikan segenap pegawai Pengadilan Agama Sekayu. Dengan adanya sarana komunikasi langsung seperti ini, seluruh pimpinan berharap ke depannya jika ada permasalahan dapat langsung dipecahkan secara bersama-sama dan Bapak Ketua berharap semoga kedepannya kita dapat mencapai ZI (Zona Integritas) WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani).

Bapak Muchlis, S.H.I.,M.H.I. selaku Sekretaris PA Sekayu memberikan informasi bahwa pada Tahun ini akan diberikan seragam baru untuk membuat kita lebih semangat dalam bekerja dan terlihat semakin kompak.

Setelah Rapat Koordinasi selesai, dilanjut dengan pemberian Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Honorer Pengadilan Agama Sekayu Tahun 2021 dan Surat Perjanjian Kerja Kontrak Kerja Honorer Pengadilan Agama Sekayu, lalu dilanjutkan dengan pemberian penghargaan/reward kepada pegawai yang masuk kategori penilaian. Total reward yang dibagikan sebanyak 3 kategori, yaitu kategori Hakim yang didapatkan oleh Bapak Tony Abdul Syukur, S.H.I., Kategori Pegawai di dapatkan oleh Bapak Herdi Saputra, S.H.dan Kategori Honorer di dapatkan oleh Bapak Ruswandi, S.H.

Berikut Foto Kegiatan Rapat Koordinasi dan Pemberian SK pegawai Honorer kepada Pegawai Pengadilan Agama Sekayu :

Ikrar Dan Penandatanganan Bersama Pakta Integritas

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

Ikrar Dan Penandatanganan Bersama Pakta Integritas

Di PA Pagar Alam Tahun 2021

foto .jpeg

Pagar Alam/ 12 Januari 2021. Bertempat di Ruang Sidang Pengadilan Agama Pagar Alam, dilaksanakan kegiatan Pembinaan yang disampaikan oleh Ketua PA Pagar Alam (Febrizal Lubis, S.Ag., S.H., M.H) sekaligus Penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2021 yang diikuti oleh Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris, para Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional PA Pagar Alam.

Louncing Mobil Antar Jemput Difabel

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

mou des20.jpg

Penandatanganan MOU antara PPDI Musi Banyuasin dengan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin dan Syukuran Peresmian Gedung Kantor Pengadilan Agama Sekayu sekaligus Launching Mobil Antar Jemput Sidang Difabel (AJESD)

Sekayu, 17 Desember 2020 bertepatan di Halaman Gedung Kantor Pengadilan Agama Sekayu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Bupati Musi Banyuasin, Ketua Pengadilan Agama Sekayu dan MUSPIDA serta Kepala Dinas dan Kepala Badan yang turut hadir dalam acara ini.

 

Penyerahan Sekapur Sirih yaitu Tari Stabek yang mempunyai arti atau makna Penyambutan kepada tamu-tamu penting. Sekapur Sirih di berikan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang, Bupati Musi Banyuasin, dan Ketua Pengadilan Agama Sekayu dilanjutkan dengan pembacaan Do’a oleh Sekjen MUI Musi Banyuasin supaya apa yang kita lakukan dan laksanakan pada hari ini mendapatkan Ridho dari Allah SWT.

 

menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muba dan HYMNE Mahkamah Agung.

Sambutan pertama dari Ketua PPDI Musi Banyuasin yaitu Ibu Dewi Harni,” Semoga ini membuka kesadaran kita semua akan pentingnya untuk melakukan Pemenuhan Perlindungan dan penegakan hak penyandang Disabilitas di berbagai sector kehidupan, semoga para penyandang Disabilitas senantiasa bersemangat dan lebih maju, tertib dan mandiri. Besar harapan kami agar itu semua terwujud adanya pendataan Disabilitas yang Valid.” Sambutan dari Ketua PPDI Musi Banyuasin.

Sambutan kedua dari Ketua Pengadilan Agama Sekayu Bapak Korik Agustian S.Ag.,M.Ag, "Syukur Alhamdulillah bahwa Pengadilan Agama Sekayu sudah memiliki gedung yang sesuai dengan standar Prototype Mahkamah Agung dan sudah diresmikan pada 20 Oktober 2020 secara Virtual, selanjutnya mudah mudahan dengan gedung baru ini akan semakin meningkatkan kerja seluruh Hakim dan Pegawai PA Sekayu dapat menjadi lebih baik kedepan dan Semoga dengan adanya ini kami dapat memberikan kenyamanan bagi para pihak yang datang supaya bisamembantu permasalahannya. Lalu, Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undanganyang menyempatkan hadir dalam acara ini khususnya Ketua PTA Palembang untuk menyempatkan hadir dan juga terima kasih juga kepada seluruh Pegawai Agama Sekayu yang sudah mensuskeskan acara ini dan para pihak Pemkab Muba serta dari PPDI Musi Banyuasin." Tuturnya.

 

 

moudes20.jpg

Mobil Antar Jemput Difabel

"Inovasi AJESD sebuah tuntutan yang harus segera dilaksanakan karena ini sesuai dengan prinsip pelayanan prima yang melayani tidak memandang sebelah pihak semua harus mempunyai kesempatan yang sama dari pelayanan, oleh karena trobosan ini patut di acungi jempol karena sesuai penilaian kami Pengadilan Agama Sekayu telah menjalankan Pelayan Prima ini. Kami juga sangat Mengapresiasi Peran Aktif kepada Bapak Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex dengan dukungan beliau di ujung tahun ini PA Sekayu dan Pemkab Muba menjalin Hubungan Kerjasama yang baik."Tutur Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang

Dipertengahan acara diselingi penandatangan MOU antara PPDI MUSI banyuasin dan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin oleh Ibu Dewi Hardi, Bupati Musi Banyuasin, Ketua Pengadilan Agama Sekayu, lalu dilanjutkan Launching MobiL AJESD ditandai dengan penekanan Sirine.

Dalam sambutan Bupati Musi Banyuasin, beliau mengucapka selamat memperingati HDI tahun 2020 dan juga kepada Pengadilan Agama Sekayu atas Launching Mobil AJESD dan Peresmian Gedung Kantor baru.

"Selamat atas Launching Mobil AJESD , mudah-mudahan terus memberi pelayanan yang baik bagi Masyarakat MUBA, saya berharap antar jemput sidang Difabel tterus dilakukan, sebagai langkah awal ini sangat bagus saya sangat Apresiasi dan juga mendukung sekali, kedepan kita kembangkan lagi" Kata Bupati Musi Banyuasin Bapak Dodi Reza Alex.

Pada akhir acara dilakukan juga Penyerahan Penghargaan oleh Bupati Musi Banyuasin kepada Pengadilan Agama Sekayu atas Inovasi Mobil AJESD, lalu dilanjutkan dengan pengguntingan bunga di depan pintu utama Gedung Pengadilan Agama Sekayu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs. H. Endang Ali Maksum, S.H.,M.H., Bupati Musi Banyuasin Dr. H. Dodi Reza Alex Noerdin dan Ketua Pengadilan Agama Sekayu Korik Agustian, S.Ag.,M.Ag.

 

 

 

Pegawai Pengadilan Agama Sekayu

 

Ketua PA Prabumulih Lulus Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua MS/Pengadilan Agama Kelas IB Tahun 2020

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

Ketuaprblulus.png

PA-PRABUMULIH.GO.ID – Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Prabumulih (YM. Suryadi, S.Ag., SH., MH) hari Jum’at pagi (26/6) disambut antusias oleh aparatur Pengadilan Agama Prabumulih setelah dinyatakan lulus melalui surat Dirjen Badan Peradilan Agama Nomor: 2261/DJA/KP.04.6/6/2020, tanggal 25 Juni 2020, perihal Pengumuman Hasil Profile Assesment dan Fit and Proper Test Tahap II Calon Pimpinan Peradilan Agama Tahun 2020.

Setelah melewati serangkaian tes yang dilaksanakan oleh Ditjen Badan Peradilan Agama secara virtual, mulai dari ujian wawancara Fit and Proper Test pada tanggal 15 s/d 16 Juni, serta ujian Profile Assessment Test tanggal 18 s/d 19 Juni, akhirnya Ketua PA Prabumulih dinyatakan lulus Fit and Proper Test Tahap II Calon Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah/Pengadilan Agama Kelas IB Tahun 2020

Tentu ini menjadi suatu kebanggaan bagi Pengadilan Agama Prabumulih, karena YM. Suryadi merupakan pimpinan yang sangat berdedikasi bagi Pengadilan Agama Prabumulih. Seluruh aparatur Pengadilan Agama Prabumulih mengucapkan selamat atas kelulusan beliau. Semoga dengan jabatan baru yang diemban nantinya menjadikan YM. Suryadi sebagai pemimpin yang baik, amanah serta senantiasa mendapat lindungan dari Allah SWT. (rani)

Tiga Pesan Ketua Pa Kayuagung Tentang Kedisiplinan

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang Prov Sumsel.

Tiga Pesan Ketua Pa Kayuagung Tentang Kedisiplinan

 

rapat1

KAYUAGUNG | Ketua Pengadilan Agama Kayuagung menggelar rapat koordinasi Selasa siang (9/6) kemarin, hasilnya ada tiga pesan penting tentang kedisiplinan aparatur, apa itu?

Pertama, terkait Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 7 tahun 2016 tentang penegakan disiplin hakim pada mahkamah agung dan badan peradilan di bawahnya, kendatipun di dalamnya banyak disitir kedisiplinan hakim, namun ada beberapa mata pasal yang juga menyangkut kedisiplinan aparatur non hakim seperti kepaniteraan dan kesekretariatan.

Menurut Ketua PA Kayuagung, tolok ukur kedisiplinan ditentukan oleh absensi online berupa finger scan dan absensi tertulis atau manual. Ia juga berpesan agar bagian kepegawaian menindak lanjuti peraturan tentang absensi tersebut.

“Saya minta disiplin ini ditingkatkan, absensi jangan seperti itu (red.acak-acakan), tolong disesuaikan jam kerja kita seperti semula (new normal), masuk pukul 08.00 dan pulang pukul 16.30, jika ada yang minta izin ikuti mekanisme yang ada,” terang Drs. Cik Basir SH, MHI saat memaparkan bunyi Perma itu.

Kedua, peserta fit and proper tes calon wakil ketua PA kelas 1A itu berpesan, terkait pelayanan kepada masyarakat harus menyesuaikan dengan jadwal kantor, jika masuk kantor pukul 08.00 WIB, maka pelayanan mulai dibuka pukul 08.15 atau pukul 08.30 WIB, dengan demikian layanan persidangan dapat dimulai tepat pukul 09.00 WIB sesuai undangan/panggilan sidang.

“Kita sepakati saja jam layanan kepada pencari keadilan dimulai pukul 08.30 sampai pukul 15.00, jam layanan sidang seperti biasa pukul 09.00, masyarakat jam terlalu lama menunggu karena mereka dari jauh, desa desa di pedalaman sana,” kata Cik Basir.

Ketiga, ia berpesan, tim pemantau kedisiplinan harus aktif dan reaktif, mereka telah dikeluarkan mandat melalui secarik surat keputusan, maka tugasnya adalah mengawasi, membina, dan memantau perkembangan disiplin kantor dan aparaturnya.

rapat2

“ Saya sudah menunjuk tim pemantau disiplin, bekerjalah ! apel tiap pagi Senin dan Jumat sore kita mulai lagi, pakaian dinas kita sesuaikan, jangan ada yang menggunakan sandal kecuali mau ke musholla, saya kira bapak dan ibu sudah memahami semua,” urai Ketua PA Kayuagung.

Menanggapi tiga pesan ketua PA Kayuagung tersebut, ketua tim pemantau disiplin M. Arqom Pamulutan, S.Ag, MH mengajak aparatur untuk menaatinya. Menurutnya, seyogyanya kantor harus dibuat seperti layaknya kantor dan bekerja di kantor harus layaknya bekerja di kantor, bukan orientasi mencari untung rugi, atau mencari menang kalah ataupun mencari 'job sampingan’.

“Jika kita komitmen menjadikan kantor ini layaknya kantor dan kita bekerja di kantor layaknya bekerja orang kantoran, maka tujuan akan tercapai,” tegas Arqom. (humas_pakag